Minggu, 03 Februari 2013

SISTEM PENCERNAAN DAN SISTEM PERNAFASAN PADA HEWAN




KATA PENGANTAR
            Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT , karena berkat rahmat izin dan petunjuknya penulis mampu menyelesaikan laporan biologi ini tepat pada waktunya.
             Laporan ini penulis buat untuk memenuhi syarat dalam melaksanakan praktik biologi dan menjadi pembelajaran bagi kita semua agar kita selalu mengetahui system pencernaan dan system pernafasan pada hewan. 
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih mempunyai beberapa kekurangan.Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca dan pemerhati IPA Biologi demi perbaikan dan kemaslahatan laporan ini.
Semoga makalah ini bermanfaat dalam upaya menambah pengetahuan kita terhadap system pencernaan dan system pernafasan pada hewan


  Bontomarannu, 04 Februari 2013

                                                                                                                 Penulis




BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
          Kurangnya pengetahuan kita terhadap sitem pencernaan dan system pernafasan pada hewan mamalia, aves, dan reptile sehingga kita harus melakukan pembedehan.
          Secara umum system pernafasan pada hewan itu terdiri atas paru-paru, trakea, insang, dll. Dan system perncernaan pada hewan itu hamper sama dengan system pernafasan pada manusia kecuali burung. System pencernaan  pada hewan yaitu terdiri atas, hati, lambung, usus, dll.

B. TUJUAN PEMBEDAHAN
          Tujuan dilakukan pembedahan adalah untuk mengetahui system pernafasan dan system pencernaan di setiap hewan yang kita bedah.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Sistem pencernaan (bahasa Inggris: digestive system) adalah sistem organ dalam hewan multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan yang lainnya bisa sangat jauh berbeda.
Secara spesifik, sistem pencernaan berfungsi untuk mengambil makanan, memecah nya menjadi molekul nutrisi yang lebih kecil, menyerap molekul tersebut ke dalam alirah darah, kemudian membersihkan tubuh dari sisa pencernaan [1].
organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok:
  • Saluran pencernaan
Saluran pencernaan merupakan saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yang lebih kecil dan menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.
  • Organ pencernaan tambahan (aksesoris)
Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi dan lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.
Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

BAB III METODE PENELITIAN

A. ALAT DAN BAHAN

v    ALAT :                                                                             
  1. 2 buah pinset
  2. 2 buah gunting
  3. 6 buah pentul
  4. talang bedah
  5. spoit
  6. masker
  7. sarung tangan
  8. kapas
  9. obat bius
v    BAHAN :
1.     1 ekor tikus putih
2.     1 ekor cicak
3.     1 ekor anak ayam






B. PROSES PENGERJAAN

1.     Proses Pembelahan Tikus

Untuk membedah seekor tikus kita membutuhkan semua alat yang
telah disediakan sebelumnya. Langkah-langkah pengerjaan yang harus dilakukan untuk membedah seekor tikus yaitu sebagai berikut :
a.      Sediakan semua alat yang akan digunakan untuk membedah.
b.     Biuslah tikus tersebut secara perlahan.
c.     Letakkan tikus yang sudah dalam pengaruh obat bius diatas talang bedah dengan posisi terlentang.
d.     Tancapkan pentul itu pada kedua sisi tangan dan kaki tikus tersebut.
e.      Setelah ditancapkan pentulnya lakukanlah pembelahan awal pada bagian perut tikus sampai organ tubuh bagian dalamnya kelihatan dengan menggunakan pisau dan gunting.
f.       Setelah isi tubuh tikus itu kelihatan, lakukanlah pengamatan dengan melihat sistem pencernaan dan system pernapasan pada organ tubuh tikus tersebut.  
g.     Setelah diamati, lakukanlah pemisahan organ-organ pada tubuh tikus tersebut, lalu letakkan diatas gabus agar kita dapat mengetahui bagian organ-organ tubuh tikus tersebut dengan jelas.

2.     Proses Pembelahan Anak Ayam

Untuk membedah seekor anak ayam  kita membutuhkan semua alat
yang telah disediakan sebelumnya. Langkah-langkah pengerjaan yang harus dilakukan untuk membedah seekor anak ayam yaitu sebagai berikut :

a. Sediakan semua alat yang akan digunakan untuk membedah.
b. Biuslah anak ayam tersebut secara perlahan.
c. Letakkan anak tikus yang sudah dalam pengaruh obat bius diatas talang bedah dengan posisi terlentang.
d. Tancapkan pentul itu pada kedua sisi sayap dan kaki anak ayam tersebut.
e. Setelah ditancapkan pentulnya lakukanlah pembelahan awal pada bagian perut anak ayam tersebut sampai organ tubuh bagian dalamnya kelihatan dengan menggunakan pisau dan gunting.
h.     f. Setelah isi tubuh anak ayam itu kelihatan, lakukanlah pengamatan dengan melihat sistem pencernaan dan system pernapasan pada organ tubuh anak ayam tersebut. 
i.         Setelah diamati, lakukanlah pemisahan organ-organ pada tubuh anak ayam tersebut, lalu letakkan diatas gabus agar kita dapat mengetahui bagian organ-organ tubuh anak ayam tersebut dengan jelas.


3.     Proses Pembedahan Cicak

Untuk membedah seekor cicak kita membutuhkan semua alat
yang telah disediakan sebelumnya. Langkah-langkah pengerjaan yang harus dilakukan untuk membedah seekor cicak yaitu sebagai berikut :
a. Sediakan semua alat yang akan digunakan untuk membedah.
b. Biuslah cicak tersebut secara perlahan.
c. Letakkan cicak yang sudah dalam pengaruh obat bius diatas talang bedah dengan posisi terlentang.
d. Tancapkan pentul itu pada kedua sisi tangan dan kaki cicak  tersebut.
e. Setelah ditancapkan pentulnya lakukanlah pembelahan awal pada bagian perut cicak tersebut sampai organ tubuh bagian dalamnya kelihatan dengan menggunakan pisau dan gunting.
j.        f. Setelah isi tubuh cicak itu kelihatan, lakukanlah pengamatan dengan melihat sistem pencernaan dan system pernapasan pada organ tubuh cicak tersebut. 
g. Setelah diamati, lakukanlah pemisahan organ-organ pada tubuh cicak tersebut, lalu letakkan diatas gabus agar kita dapat mengetahui bagian organ-organ tubuh cicak tersebut dengan jelas.



BAB IV PEMBAHASAN

TABEL PENGAMATAN



HEWAN


PERBEDAAN

JENIS KELAMIN

ORGAN-ORGAN TUBUH
HAL-HAL YANG MENARIK YANG DI TEMUKAN
1. TIKUS
Berjenis kelamin Jantan
Jantung, paru-paru, lambung, usus besar, usus halus, hati, pancreas, ginjal, kantong kemih, dan anus.
- Tikus memiliki diafragma yang berfungsi memisahkan antara rongga dada dan rongga perut.
-  Posisi lambung, hati dan pangkreas itu saling berdekatan
2. AYAM
Berjenis kelamin jantan
Jantung, paru-paru, hati, diafragma, empedu, pangkreas, usus besar, usus halus, ginjal, anus, kapiler-kapiler darah, dan renktum.
- Ayam memiliki dua usus buntu dan memiliki satu usus besar.
- Ayam juga memiliki empedu (otot lambung) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sisa-sisa makanan, dimana didalamnya terdapat seperti sayatan pisau yang bekerja secara mekanik dan kimiawi.
3. CICAK
Berjenis kelamin betina
Jantung, paru-paru, gijal, empedu, hati, usus halus, usus besar, dan anus
- semua organnya memanjang.
- kaki cicak itu memiliki senyawa yang dapat melekat pada dinding.


BAB V  PENUTUP

A. KESIMPULAN
         
          Berdasarkan hasil praktikum dengan cara pembedahan kami dapat menyimpulkan bahwa ternyata system pernafasan dan system pencernaan pada hewan itu berbeda-beda, dari segi bentuk dan fungsi masing-masing.




         
B. SARAN
         
Untuk melakukan pembedahan awal pada hewan sebaiknya dilakukan terlebih dahulu dibagian perut untuk menghindari organ-organ yang akan rusak pada hewan yang akan dibedah.

BAB VI DAFTAR PUSTAKA 

 
·        http://id.wikipedia.org
·        http://bebas.vlsm.org
 
LAMPIRAN

GAMBAR PEBEDAHAN TIKUS

     

 










GAMBAR PEMBEDAHAN ANAK AYAM

 
GAMBAR PEMBEDAHAN CICAK












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar